Pelatihan Surveilans Leptospirosis Berbasis Masyarakat Pada Kelompok PKK Kelurahan Sambiroto Tembalang

Open Access
Article Info
Submitted: 2019-11-29
Published: 2020-06-12
Section: Articles
Language: EN

LeptospirosisdiKotaSemarangmerupakanmasalahkesehatandidaerahyangendemis,salahsatunya adalah Kelurahan Sambiroto. Berbagai metode pengendalian leptospirosis telah dikembangkan, namun umumnya pengendalian yang dilakukan kurang optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan surveilans leptospirosis kepada kelompok PKK Kelurahan Sambiroto Tembalang. Tahapan pelatihan yang dilakukan antara lain memberikan pelatihan kepada komunitas melalui pertemuan rutin PKK sebagai upaya mengimplementasikan pengendalian leptospirosis melalui surveilans leptospirosis, mengenalkan teknik surveilans, mengenalkan program surveilans mandiri, melakukan aksi bersama melakukan surveilans di lingkungannya dan membangun komitmen untuk melaksanakan surveilans leptospirosis. Target luaran yang dihasilkan adalah peningkatan pemahaman kelompok PKK terhadap pencegahan penyakit leptospirosis dengan melalui pengenalan teknik pencegahan dan praktik pengendalian berupa surveilans leptospirosis di lingkungan masyarakat. Telah terjadi peningkatan pemahaman ini akan terbentuk sikap dan praktik pengendalian leptospirosis oleh masyarakat.Tingkat kepadatan tikus di perumahan masih belum terlalu tinggi karena angka kepadatan tikus dikatakan tinggi jika melampaui 7% Trape Success sedangkan Trap Success di Rt 8 kelurahan Sumurboto Kecamatan Banyumanik sebesar 8%. Jenis-jenis tikus yang tersebar di sekitar perumahan Griya Tembalang Makmur Asri didapatkan Rattus norvegicus, Rattus tanezumi, Rattus exulans, dan Mus musculus. Selain itu didapatkan pula Suncus murinus, tetapi bukan merupakan ordo Rodentia sehingga bukanlah tikus. Disarankan pemasangan perangkap tidak tersebar secara merata ke semua rumah warga, sehingga kemungkinan tidak dapat mewakili angka kepadatan keseluruhan tikus di Kelurahan Sumurboto, kecamatan Banyumanik.Masyarakat juga agar lebih memperhatikan sanitasi rumah dan lingkungan sekitar sehingga terhindar dari penyakit akibat tikus.

References

  1. D. Astuti, “Keefektifan rodensia racun kronis generasi II terhadap keberhasilan penangkapan tikus,” Jurnal KEMAS, 8(2), pp. 183–189. 2013.
  2. D. R. Astuti, “Keefektifan Penggunaan Rodentisida Racun Kronis Generasi II Terhadap Keberhasilan Penangkapan Tikus Di Daerah Fokus Leptospirosis Kota Semarang,” Universitas Negeri Semarang, 2013.
  3. Dinas Kesehatan Kota Semarang, “Profil Dinas Kesehatan Kota Semarang,” Semarang, 2018.
  4. I. Listiyarini, , M. Martini, and S. Sayono, “Survei Kepadatan Tikus di Pasar Peterongan dan Wonodri,” Universitas Muhammadiyah Semarang, 2008. Available at: http://digilib.unimus.ac.id.
  5. S. Priyambodo, “Pengendalian Hama Tikus Terpadu,” 1st edn. Edited by R. Ristiyanto. Jakarta: PT Penebar Swadaya, 2003.
  6. S. Ramadhani, “Uji rodentina, perangkap, dan repelan, serta persepsi masyarakat terhadap tikus pemukiman di Cibinong,” UNSOED, 2016.
  7. Ristiyanto, Farida Dwi Handayani, B. H. Damar Tri Boewono, “Penyakit Tular Rodensia,” Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 2014.
  8. R. Ristiyanto, “Modul Pelatihan Teknik Tingkat Dasar Survei Reservoir Penyakit Bidang Minat Rodensia,” 1st edn. Salatiga: B2P2VRP, 2007.
  9. R. Ristiyanto, et al, “Penyakit Tular Rodensia,” Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2014
  10. G. Semiadi, and R. Nugoho, “Panduan Pengamatan Reproduksi pada Mamalia Liar,” Bogor: LIPI, 2005.
  11. D. Supriyanti, “Spesies Tikus, Cecurut dan Pinjal yang ditemukan di Pasar Kota Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara tahun 2013,” Universitas Diponegoro, 2013.
  12. A. Suyanto, “Rodent di Jawa,” 1st edn. Bogor: Puslit Biologi LIPI. 2006.
  13. Widoyono “Penyakit Tropis: Epidemiologi, Penularan, Pencegahan {&} Pemberantasannya,”
  14. Jakarta: Erlangga, 2011.
  15. B. Yuliadi, S. Indriyani, and M. Muhidin, "Tikus Jawa, Teknik Survei di Bidang Kesehatan," 1st edn. Edited by R. Ristiyanto and A. Ahmadi. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI, 2016.