Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil dan Balita dalam Pemantauan Secara Mandiri Pada Era Pandemik COVID-19 di Kelurahan Ngesrep Semarang

Open Access
Article Info
Submitted: 2020-09-28
Published: 2020-12-11
Section: Articles
Language: ID

Pandemi Coronavirus disease 2019 (COVID-19) berdampak sangat luas baik dari segi ekonomi, tatanan sosial maupun kesehatan. Akibat adanya pandemik, kegiatan ANC dibatasi. Adanya kecemasan Ibu Hamil ke Posyandu, puskesmas atau rumah sakit untuk pemeriksaan rutin kehamilan dan Pengetahuan tentang infeksi COVID-19 pada ibu hamil masih kurang. Penundaan kegiatan posyandu selama pandemi COVID-19 berdampak besar pada layanan imunisasi dasar dan penimbangan bayi dan balita. Berdasarkan kondisi diatas, pengabdian masyarakat  Universitas Diponegoro melakukan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan dengan cara sosialisasi untuk peningkatan pengetahuan ibu hamil dan balita dalam pemantauan secara mandiri pada era pandemik covid-19 di kelurahan ngesrep semarang. Pelaksanaan sosialisasi dilaksanakan dalam 2 pendekatan yaitu anailisis situasi melalui survei daring dengan e-form melalui media whatsapp dan menemui secara langsung ibu-ibu yang sedang hamil dari rumah ke rumah untuk sosialisasi menggunakan media interaktif yang menarik dan sesuai. Pelaksanaan pengabdian ini bisa berjalan dengan lancar dikarenakan adanya dukungan aparat kelurahan Ngesrep, ibu-ibu hamil dan mempunyai bailita sangat kooperatif dan kemampuan civitas kampus yang terdiri dari dosen serta mahasiswa dalam berkomunikasi dan membuat metode yang interaktif. Kedepan pola ini diharapkan dapat dipakai oleh para stake holder dalam menangani dan mengambil kebijakan terkait dengan kesehatan khususnya ibu hamil dan balita di kota Semarang.

 

Kata kunci Antenatal care , balita, Covid-19,


 

References

  1. Yuliana, Corona virus diseas (COVID-19); sebuah tinjauan literatur, Wellness Heal Mag, 2(1), hal.87-92, 2020.
  2. WHO, COVID-19 situation report, Corona virus Dis-2019, 2020
  3. B.S. Mózo, Pedoman permberdayaan masyarakat dalam pencegahan COVID-19 di RT/RW/Desa. J Chem Inf Model, 53(9):1689–99, 2017.
  4. Perkumpulan Obstetri Dan Ginekologi Indonesia. Rekomendasi penanganan infeksi COVID-19 pada maternal, surabaya, POGI, 2020.
  5. S.S. Nurmala, A.D. Maudita, T. Nina, Y. Athia, Dampak pandemi COVID-19 pada layanan gizi dan kesehatan ibu dan anak (Kia): studi kasus di lima wilayah di Indonesia. The SMERU Research Institute, 2020.
  6. C. Sistiarani, Analisis kualitas penggunaan buku kesehatan ibu anak, kesmas - jurnal kesehat an masyarakat, 2014.
  7. Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI No 66, Pemantauan pertumbuhan, perkembangan, dan gangguan tumbuh kembang anak, 116–22, 261, 2014.
  8. A. Tjandrajani, A. Dewanti, A.A. Burhany, J.A. Widjaja, Keluhan utama pada keterlambatan perkembangan umum di klinik khusus tumbuh kembang RSAB Harapan Kita, Sari Pediatri. 13(6):373, 2016.
  9. Kementerian Kesehatan, Panduan pelayanan kesehatan balita pada masa tanggap darurat covid-19 bagi tenaga kesehatan, Jakarta: Direktorat Kesehatan Keluarga Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, 2020.
  10. Kementerian Kesehatan RI, Profil kesehatan Indonesia 2015, Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2016.

  1. Agus Setyawan  Departemen Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  2. Fairuz Azmila Purnomo  S1 Departemen Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia