MASTERPLAN OBYEK WISATA EMBUNG DALAM UPAYA PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA DI DESA HARJODOWO KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN KENDAL

Open Access
Article Info
Submitted: 2019-12-01
Published: 2020-06-12
Section: Articles
Language: EN

Desa Harjodowo merupakan sebuah Desa di wilayah Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah. Desa Harjodowo terletak di sebelah barat daya dari pusat kecamatan Sukorejo dan berbatasan langsung dengan Desa Peron di sebelah Utara, Desa Manggungmangu di sisi Barat, Desa Tamanrejo di sisi Timur, serta Desa Genting Gunung di Selatan.

Desa Harjodowo yang dicanangkan untuk menjadi Desa Agrowisata belum memiliki perencanaan yang tepat dan matang mengenai pembangunannya. Embung yang telah dibangun sebelumnya dengan fungsi sebagai cadangan air di musim kemarau untuk tanaman-tanaman yang akan dikembangkan di Desa Harjodowo akan dijadikan pusat area wisata ini dengan dibuatnya taman di sekitarnya. Keberadaan embung ini sangat strategis yaitu dijalur masuk wilayah desa Harjodowo Karena hal tersebut warga desa beserta kepala desa berinisiatif untuk memberikan manfaat lebih dari embung tersebut sebagai tempat wisata dengan menggunakan dana desa.

Dengan adanya potensi di Desa Harjodowo berupa tanaman hortikultura, tanaman kopi, cengkeh dan jambu getas merah yang sangat melimpah serta potensi embung yang berfungsi sebagai cadangan pengairan di desa tersebut maka desa Harjodowo juga mulai menggeliat ingin mendapatkan manfaat lebih dari potensi yang dipunyai apalagi dorongan Pemerintah dengan dibentuknya di masing-masing desa ada kelompok Sadar Wisata yang memberdayakan masyarakat dengan segala potensinya.

Memberikan ide tentang desain suatu obyek wisata dengan memanfaatkan embung yang sudah ada dengan memberikan fasilitas pelengkap dan pengembangan obyek wisata dimasa mendatang sehingga secara tidak langsung memberikan dampak pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat

Pada tahap awal yang akan dilaksanakan adalah penambahan fasilitas tempat bermain beserta sarana dan prasarananya play ground, sitting group, fasilitas parker serta tetenger yang menarik untuk mempermudah pengunjung mengetahui tempat wisata tersebut. Untuk mewujudkan hal tersebut peran Desa serta Masyarakat sangat besar untuk itu maka pokdarwis yang semula matisuri mulai dihidupkan kembali karena adanya tempat wisata akan berdampak luas bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

References

  1. Direktorat Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi “ Sinergi Intervensi Pembangunan Embung Desa”
  2. Deroktorat Irigasi Pertanian, Direktorat Jendral Prasarana Dan Sarana Pertanian. Kementrian Pertanian “ Pedoman Teknis Pembangunan Embung Pertanian”
  3. Dr.Ir. Kustamar,MT. “ Pemilihan Type Tubuh Embung Pengendalian Banjir “ 2018
  4. Marsono, “ Agro dan Desa Wisata “, 2019
  5. Nurdin Hidayat, “ Pemasaran Destinasi Pariwisata “, Alfabeta 2019
  6. Drs.H.Oka A. Yauti, MBA, “ Pengantar Pariwisata”, Angkasa 1996
  7. Wisata Waduk, bukuwisata.com