PELATIHAN PEMBUATAN INOVASI VARIASI OLAHAN TEH HIJAU, PENGUJIAN KANDUNGAN FLAVONOID DAN ANTIOKSIDAN VARIASI OLAHAN TEH HIJAU DI DESA KALIPRAU

Open Access
Article Info
Submitted: 2019-11-30
Published: 2020-06-12
Section: Articles
Language: EN
Teh merupakan salah satu minuman fungional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat, tidak terkecuali masyarakat Desa Kaliprau. Inovasi mengenai variasi olahan produk teh hijau dapat digunakan untuk meningkatkan konsumsi teh hijau yang baik bagi tubuh dan juga sebagai sumber penghasilan bagi masyarakat sekitar Desa Kaliprau. Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan penggunaan jahe (Zingiber officinale), kayu manis (Cinnamomum verum), dan serai (Cymbopogon ciratus). Dengan latar belakang tersebut, dilakukanlah program mengenai inovasi terhadap variasi teh hijau, yang kemudian dilakukan pengujian kandungan total flavonoid dan antioksidan pada inovasi variasi teh hijau tersebut sehingga dapat berfungsi sebagai penghalau oksidan dalam tubuh dengan mengonsumsi teh hijau tersebut secara rutin. Metode yang dilakukan adalah penyangraian daun teh kering dengan jahe, kayu manis dan serai, serta pengujian flavonoid dan antioksidan menggunakan metode spektofotometri dan DPPH. Setelah mengetahui formula dan hasil uji, kemudian dilakukan presentasi kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan warga Desa Kaliprau yang mendapat respon positif. Begitupun dengan hasil uji, menunjukkan nilai total flavonoid dan antioksidan terendah pada olahan teh hijau kayu manis manis (11,21%; 36,91%) dan tertinggi pada olahan teh hijau jahe (13,21%; 48,59%).

References

  1. Machmud, I. 2006. Cerita tentang teh di Indonesia: Peluang terbuka luas. [Online] Tersedia http://www.rsi.sg/indonesia/ruangbisnis.html
  2. Bambang K. 2008. Prospek teh sebagai minuman fungsional. [Online] Tersedia http://www.scribd.com
  3. Septianingrum ER, Faradila HRF, Ekafitri R, Murtini S, dan Perwatasari DD. Kadar fenol dan aktivitas antioksidan pada teh hijau dan teh hitam komersial. Bogor: Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor. 2009
  4. Arifin, B., Ibrahim, S. Struktur, bioaktivitas dan antioksidan flavonoid. Jurnal Zarah;6(1):hal21-29. 2018
  5. Widyastuti, N. Pengukuran aktivitas antioksidan dengan metode cuprac, DPPH, dan frap serta korelasinya dengan fenol, flavonoid pada enam tanaman. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan, Institut Pertanian Bogor. 2010:Hal1-31
  6. Karori, SM., Wachira F.N., Wanyoko, J.K., dan Ngure R.M. Antioxidant capacity of different type of tea products. African Journal of Biotechnology;6:hal 2287-2296. 2007
  7. Margaretta, S., Handayani, S.D., Indraswati, N., dan Hindarso, H. Ekstraksi senyawa phenolic Pandanus Amarylifoliud Roxb sebagai antioksi dan alami. Widya Teknik. 2011;10(1): hal 21-30.
  8. Rachmachandra, Y.L., Ashajyothi, C., dan Rai, S.P. Antioxidant activity of Alstonia scholaris extracts containing flavonoid and phenolic compounds. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences. 2012;4(3): hal 424-426.
  9. Borges, L., Alves, S., Sampaio, B., Conceicao, E., Bara, M., dan Paula, J. Enviromental factors affecting the concentration of phenolic compounds in Myrcia tomentosa leaves. Brazilian Journal of Phramacognosy. 2013;23(2): hal 230-238.
  10. Khoddami A., Wilkes, M.A., dan Roberts, T.H. The chemistry behind antioxidant capacity assays. Jorunal of Agricultural and Food Chemistry. 2005;53: hal 1841-1856
  11. Iqbal, E., Salim, K.A., dan Lim L.B.L. Phytochemical screening, total phenolics and antioxidant actitvities of bark and leaf extracts of Goniothalamus velutinus (Airy shaw) from Brunei Darussalam. Journal of King Saud University-Science. 2015;27(3): hal 224-232.
  12. Liang, N., Kitts, D.D. Antioxidant property of coffe components: assessment of methods that define mechanisms of action. Molecules. 2013;18(2):hal 2328-2375
  13. Ghasemzadeh, A., Ghasemzadeh N. Flavonoids and phenolic acids: Role and biochemical activity in plants and human. Journal of Medical Plants Research. 2011;5(31): hal 6697-6703
  14. El Gengaihi, S., Ella, F., Emad, M., Shalaby, E dan Doha, H. Food processing and technology antioxidant activity of phenolic compounds from different grape wastes. Journal of Food Processing and Technology. 2014;5(2): hal 1-5
  15. Antony, M., Menon, D., James, J., Dev, L., Arun, K dan Thankamani, V. Phytochemical analysisi and antioxidant activity of Alstonia scholaris. Pharmacognosy Journal. 2011; 3(26): hal 13-18
  16. Al-Jaber, N., Awaad, A., dan Moses, J. Review on some antioxidant activity, total phenolic and total flavonoid content of different part of Drumstic tree (Moringa oleifera Lam.). Journal of Chemical and Pharmaceutical Research. 2015;7(4): hal 1423-1428
  17. Nirmala, A.S. Berbagai tanaman rempah sebagai sumber antioksidan alami. Journal of Islamic Science and Technology. 2016; 2(2): hal 203-212

  1. Satriyo Adhy  Orcid Universitas Diponegoro
    Informatics Department