Analisis Perubahan Stok Karbon Berdasarkan Perubahan Penutupan Lahan dari Tahun 1990 – Tahun 2020 di Wilayah Pesisir Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur

Open Access
Article Info
Submitted: 2021-12-10
Published:
Section: Articles
Wilayah Pesisir Kabupaten Lamongan terbagi menjadi 2 wilayah yaitu Kecamatan Brondong dan Kecamatan Paciran dengan luas total kurang lebih 133,2 Km2. Terjadinya aktivitas antropogenik di Wilayah Pesisir Kabupaten Lamongan dapat mengakibatkan banyak sekali perubahanyang dapat menyebabkan pelepasan karbon serta meningkatya perubahan gas - gas yang ada di atmosfer secara global sehingga dapat menimbulkan peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK). Metode perhitungan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode stock different. Data yang digunakan dalam analisis stok karbon adalah data aktivitas (penutupan lahan) dan data konstanta nilai cadangan karbon per penutupan lahan. Total nilai cadangan karbon di Wilayah Pesisir Kecamatan Paciran dan Brondong Kabupaten Lamongan selama periode tahun 1990 – tahun 2000 mengalami peningkatan cadangan karbon sebesar 12.232,37 C ton/ha, Kemudian pada periode tahun 2000 – tahun 2020 total nilai cadangan karbon di Wilayah Pesisir Kecamatan Paciran dan Brondong mengalami penurunan cadangan karbon sebesar 11.586,54 C ton/ha. Hasil perhitungan nilai emisi dan serapan karbon di Wilayah Pesisir Kecamatan Paciran dan Brondong selama periode tahun 1990 – tahun 2020 menunjukkan bahwa penambahan nilai emisi tertinggi terjadi pada periode antara tahun 2011 – 2015 dimana pada periode tersebut Wilayah Pesisir Kecamatan Paciran dan Brondong mengalami pertambahan emisi sebesar 4.146,99 ton C ton/ha. Sedangkan nilai serapan karbon tertinggi terjadi pada periode tahun 2000 – 2006 dimana pada periode tersebut terjadi penambahan nilai serapan karbon sebesar 269.194,16 C ton/ha.

References

  1. Astuti, R., Wasis, B., Hilwan, D.I., n.d. POTENSI CADANGAN KARBON PADA LAHAN REHABILITASI DI KABUPATEN GUNUNG MAS, KALIMANTAN TENGAH 25, 9.
  2. Dewa, D.D., Sejati, A.W., 2019. Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Emisi GRK pada Wilayah Cepat Tumbuh di Kota Semarang 01, 9.
  3. Firyadi, F., Widiatmaka, W., Iswati, A., Muhamad, A., Mulyanto, B., 2018. NERACA KARBON, EMISI DAN SERAPAN HISTORIS CO2 KARENA PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KABUPATEN BANYUASIN, SUMATERA SELATAN. JPSL 8, 178–187. https://doi.org/10.29244/jpsl.8.2.178-187
  4. Hairiyah, K dan Rahayu, S. 2007. Pengukuran “Karbon Tersimpan” di Berbagai macam Penggunaan lahan. World Agroforestry Centre, ICRAFSA. Bogor.
  5. Kurniawati, U.F., 2021. Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Besaran Stok Karbon di Kota Surabaya. Jurnal Penataan Ruang 16, 54. https://doi.org/10.12962/j2716179X.v16i1.8951
  6. Melati, D.N., 2019. CARBON EMISSION ESTIMATION DUE TO LAND COVER CHANGE IN THE TROPICAL FOREST LANDSCAPE IN JAMBI PROVINCE. JSTMB 14, 27–34. https://doi.org/10.29122/jstmb.v14i1.3561
  7. Savitri, I.R., Khairunisa, L., 2020. ARAHAN PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN PERIKANAN TANGKAP DI PESISIR KABUPATEN LAMONGAN 16, 19.
  8. Setiawan, G., Syaufina, L., 2016. PENDUGAAN HILANGNYA CADANGAN KARBON DARI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KABUPATEN BOGOR 07, 7.
  9. Tosiani, A., 2015. BUKU KEGIATAN SERAPAN DAN EMISI KARBON 55

  1. Billiyan Mochammad Rizaldi  Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  2. Fajar Setiawan  Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  3. Wiga Alif Violando  Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  4. Andik D Muttaqin  Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia